Jangan Berkecil Hati, Kamu Terpilih, Kamu Hebat, Kamu Mampu
Terkadang, Manusia selalu berkecil hati, merasa dirinya tak bermanfaat, Insecure merasa gagal dalam kehidupannya, merasa khawatir terhadap kehidupannya ah keknya gue gak mampu, ah keknya gua gak bakal sukses deh, ah keknya gua gagal nih dalam hal apapun, gak manfaat banget gua hidup, dan lebih parah lagi dia sampai berifikir bahwa kenapa gua lahir, kalo gua hidup gak berguna banget, nyusahin orang tua, orang terdekat, mending gua mati aja!!!. Hal seperti ini banyak terjadi oleh beberapa orang, merasa dirinya gak hebat, gak mampu, ketika orang-orang sukses, dia gak sukses, ketika orang bisa ngasih manfaat, dia berasa gak bermanfaat, hal ini yang membuat berkecil hati sehingga dia berputus asa terhadap Rahmat Allah yang selalu tercurahkan kepada nya.
Kamu terpilih, Kamu hebat
Jangan pernah berpikir, kenapa harus gua yang lahir, seharusnya sperma yang lain yang mungkin kalo terlahir bisa jadi presiden, bisa jadi manfaat hidupnya, kuat tangguh, jangan seperti itu. Kamu tau? Kamu lah yang hebat, kamu lah yang terpilih, kamu mampu bertahan dam kamu bisa mengalahkan ratusan juta sel sperma yang lain untuk menuju sel telur, dimana hanya ada satu saja sel sperma yang bisa membuahi sel telur, bayangkan betapa hebatnya kamu, bisa bertahan, berjuang dalam proses pembuahan, mengalahkan ratusan juta sel sperma, ingat yah ratusan juta, bukan 1 juta, bukan puluhan juta, tapi ratusan juta kamu bisa mengalahkan semua itu, bertahan hingga mampu membuahi sel telur, melewati berbagai tantangan yang sangat luar biasa, melewati perjalanan yang panjang, tantangannya yaitu:
“Tantangan pertama, yaitu lingkungan asam pada vagina yang membuat sperma
tidak mampu hidup lama di vagina dan akhirnya mati. Tantangan kedua, yaitu
lendir serviks. Hanya sperma dengan kemampuan berenang paling
kuat yang dapat menembus lendir serviks ini. Setelah berhasil melewati lendir
serviks, sperma kemudian harus berenang sekitar 18 cm dari serviks menuju ke
rahim. Kemudian, sperma menuju
tuba falopi untuk mencapai sel telur. Pada tahap ini, sperma
bisa terjebak ke tuba falopi yang salah atau bahkan bisa mati di tengah
pencariannya. Rata-rata sperma mampu
berjalan sepanjang 2,5 cm setiap 15 menit. Sperma yang mampu berenang sangat
cepat mungkin mampu bertemu dengan sel telur dalam waktu 45 menit. Jika
pergerakannya lambat, maka dapat memakan waktu hingga 12 jam. Perjalanan
sperma belum selesai walaupun sudah bertemu dengan sel telur. Satu telur
mungkin bisa didekati oleh ratusan sperma. Namun, hanya
sperma terkuat yang dapat menembus dinding luar sel telur.”
Hebat kan kamu? Beruntung gak
kamu terpilih untuk lahir di dunia ini? Dengan hal itulah seharusnya kita
bersyukur kepada Allah telah dipilih oleh Allah dalam berpatisipasi menjadi
Khalifah Filardh, wakil Allah dalam membangun bumi, merawat bumi, dan diberikan
kesempatan bisa berjuang lagi untuk kedua kalinya dalam mengabdi kepadaNya. Ketika
kamu merasa gak hebat, kamu pikir lagi bagaimana proses mu menuju sel telur,
kamu gunakan perjuanganmu, kehebatanmu, kekuatanmu, problem solvingmu yang ada
di kejadian pembuahan itu, dalam menghadapi dunia yang memang gak semuanya itu
indah, gak semuanya itu mulus sesuai rencana, yang penuh dengan ujian, cobaan,
musibah, ketika kamu gagal, kamu bangkit lagi, ketika kamu lelah, yah istirahat
jangan pernah berhenti, terus berjuang, gunakan kemampuan mu, bakat mu, kebisaanmu
untuk berjuang di jalan Allah sampai waktunya, sampai innalilahi...
terdengar disekitarmu dengan menyebut nama mu..... Sekali lagi, KAMU HEBAT,
KAMU TERPILIH.
Kamu Mampu
Allah tahu kapasitas kita, Allah tau batas kita dimana, ketika Allah menguji kita, Allah yakin kamu bisa mengatasinya, Allah yakin kamu bisa melewatinya, karena Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqarah: 286). Artinya, ketika Allah memberimu cobaan, ujian, Allah sudah yakin, bahwa kamu bisa mengatasi itu, karena itu batas kesanggupanmu. Allah juga sudah memberikan anugerah, yang tidak bisa didapatkan oleh makhluk ciptaan Allah lainnya, yaitu Akal. Akal merupakan anugerah kepada manusia yang membedakan manusia dari ciptaan lainnya. Dengan akal, kita mampu menyelesaikan masalah yang kita hadapi, kita suruh berfikir langkah apa yang harus kita ambil dalam menyelesaikan masalah. Hal ini merupakan salah satu bentuk pertolongan Allah kepada manusia dalam hal menjadi Khalifah Filardh.
Kamu mampu mengatasi masalah yang kamu hadapi, kerahkan segala anugerah yang diberikan oleh Allah. Coba kamu renungkan, ketika SMA kamu gak dibebankan untuk membuat skripsi, tapi ketika kamu kuliah saat semester akhir, kamu dibebankan, diberikan ujian untuk membuat skripsi, artinya kamu memang mampu membuat skripsi, kamu sanggup, dengan bekal SD, SMP, SMA, ditambah semester 1,2,3,4,5,6,7 di perkuliahan, pasti kamu mampu, jangan pernah membatasi dirimu kalo itu gak mampu kamu atasi. Itu contoh kecil bahwa Allah membebani mu sesuai kesanggupanmu.
Ketika ada masalah, jangan perasaan yang menguasaimu, kalo hal itu terjadi, yah kamu merasa gak mampu nantinya, merasa gak yakin, belum dicoba selesaikan, kamu dah pesimis duluan karena mengutamakan perasaan, nanti jadinya merasa Allah gak adil, Allah gak sayang kita, Allah itu jahat, sehingga membuat kamu su’udzon dengan Allah dan kamu putus asa di jalan Allah. Coba direnungkan, akal kita diperdayagunakan, kita bisa memikirkan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah, dengan cara itu kita bisa lebih bersyukur kepada Allah, karena diberikan anugerah yang luar biasa, membuat kita selalu jadi optimis, dan bisa membuat diri kita lebih berkembang dan maju dengan adanya masalah atau ujian itu.
Terakhir
Jangan merasa dirimu tidak bermanfaat, gagal dan berasa tak mampu, ketika kamu melihat orang sukses dengan bisnisnya, melihat orang bermanfaat dengan pandai berceramah, jangan seperti itu, kita dilahirkan dengan kemampuan yang berbeda-beda, galilah dirimu, apa kemampuan mu, di bidang mana yang kamu bisa, coba maksimalkan, karena Kamu Terpilih, Kamu Hebat, Kamu Mampu dengan caramu sendiri, dengan minat mu sendiri, dengan bakatmu sendiri, dengan kebisaan kamu sendiri, bermanfaatlah dengan hal itu, Allah gak menuntut kamu harus jadi ulama, jadi ustadz, tapi berjuanglah dengan kesanggupanmu, bukan masalah profesinya, tapi.... Besarnya manfaat yang dapat diberikan kepada sesama, apapun bidangnya yang penting memberikan manfaat, sumbangsih kepada sesama. SEMANGAT!!!!!!
Wah Masya Allah
BalasHapus